Maafkan aku Mualaf

Sore hari dapat telpon dari seorang kawan, yang katanya mau kerumah, karena ada sesuatu yang hendak dibicarakan. Kawan tersebut bilang, "ada orang yang mau mintak khitan". Tentunya senang karena akan ada rejeki yang masuk.

Kuluangkan waktu menunggu dan sesaat kemudian Kawan tibanya dirumah. Beberapa saat kemudian datang 4 orang umumnya disebut Jaulak,

Jaulak : Pak Mantri, teman kami mau masuk islam, kami mau mengkhitankannya.

Saya : Jika untuk masuk Islam ( mualaf) khitan dan dilakukan dirumah saya maka biaya alias free

Jaulak : terima kasih atas keringan dan sedekahnya, tapi pak kami hendak menghitankan sore ini juga

Saya : Oke, tidak masalah, tapi sebentar, saya cek dulu obat anestesi dulu.

Saya masuk kedalam rumah dan mencari obat anestesi, ternyata sial, stok abis. dengan langkah lesu kembali menemui rombongan jaulak, saya berkata, Maaf stok obat penghilang rasa sakit abis, mohon beri kesempatan kepada saya untuk melakukan khitan besok pada pukul 09.00.

Sejenak rombongan Jaulak berpikir, kemudian diantara meraka berkata, Pak, kami pengen cepat, kami takut nati kawan ini berubah pikiran.

Akhirnya saya tidak dapat menolong mereka, Maafkan saya Jaulak.

Manfaat Bocor

Pipa paralon yang kupasang untuk pipanisasi air rumah mengalami kebocoran, padahal pipa tersebut kutanam dalam adukan semen bersamaan dengan pasangan pondasi. Pada saat pertama memang belum mengalami kebocoran, Akibat faktor usia atau gesekan serta getaran yang ada atau kuatnya aliran air PDAM secara rutin dan terus menerus setiap hari akhirnya pipa instalasi rumah ku bocor.

Dengan bermodalkan palu dan pahat, kucari titik bocornya, tetapi susahnya kebocoran terjadi secara melintang, sehingga sumber bocor sulit dideteksi.
.
Pikir pikir, yang bocor biarkan bocor tapi kebocorannya dimanfaatkan aja, akhirnya pinjam cangkul tetangga, untuk mengaduk tanah, air pun terkumpul dalam lubang dengan diameter 1 x 3 x 0.5. Isikan ikan nila beres deh bocornya tetap tetapi airnya bermanfaat jadi kolam ikan kecil kecilan.
kedua jagoanku pun ku senang melihatnya, dan jerih keringat mereka membantu mengangkut tanah pun terobati.

Aku kan tinggal di way kanan, katanya BUMI PETANI

Petani Beli Sayur

Masyarakat kampungku mayoritas adalah petani. yang mempunyai lahan sendiri atau sebagai buruh tani. dengan lahan yang lumayan. Berbagai tanaman ditanam khusunya tanaman perkebunan. walau demikian masih tersisa lahan kecil baik di perkebunan atau di pekarangan rumah yang dapat dimanfaatkan untuk tanam sayuran

Di Kampungku Pasar terjadi 1 Minggu sekali, dan Ironis sekali masyarakat kampungku yang sebagian petani kalau pergi ke pasar mencari dan membeli sayuran seperti, bayam, kangkung, cabe, terong dan lainnya.

Mengapa Petani beli hasil pertanian orang lain ??, 
Mengapa tanah yang dimiliki belum ditanam dengan tanaman kebutuhan keluarga disamping tanaman utama.???.

Konon menurut cerita tanah kampungku subur, biji buah buahan yang jatuh pun bisa tumbuh dan menghasilkan

Guru dan Mantri

aku tidak punya cita cita menjadi seorang guru, saat orang tua berkata "jadi Guru Aja", dengan lantang dan tegas aku berkata, "tidak". tetapi ternyata Tuhan berkehendak lain, cita cita ku untuk menjadi tenaga kesehatan pun dikabulkan oleh Allah, SWT.
Namun, keinginan ibuku untuk menjadikan aku guru terobati, kenapa ???. Karena istriku adalah seorang Guru.

Guru Ngaji

Saat ini perlombaan untuk menuntut ilmu cukup tinggi, meskipun kondisi ekonomi yang tidak stabil. Segala biaya yang dibutuhkan untuk menuntut ilmu dipenuhi dengan berbagai cara.

Berkah Allah

Allah, SWT Selalu Ada dan Terjaga dan saat manusia tidurpun Allah Selalu ada, disaat saat genting aku membutuhkan sesuatu untuk keperluanku, eh tau tau ada yang memberikan info, kondisi kas udah ada, kalau memang diperlukan bisa digunakan.

Tanah dan Data

Ternyata dalam kehidupkan sehari hari lebih enak bermain tanah dari pada bermain data. 

Jika bermain tanah kotoran yang mengenai tubuh kita akan dapat kita bersihkan dengan mudah tanpa perlu ada birokrasi yang panjang. 

Menata Batu

Hari ini terasa lelah sekali, kususun tumpukan batu dirumahku, dengan tujuan untuk menghindari becek saat hujan, lumayankan daripada nyuruh orang keluar biaya tambahan.
Kelelahan yang kurasakan terobati setelah mampu menyelesaikan pekerjaan.

HUJAN DATANG BANJIRPUN DATANG

Akibat Hujan pada hari ini, 
2 jembatan yang ada di kasui mengalami keruskan, Jembatan Talang Kemiling Putus, jembatan Way Umpu Rusak ringan
dan ada banyak tumpukan air diberbagai tempat yang sampai menimbulkan genangan dan kolam pemancingan
Keluh Kesah ada dan Basah Kuyup itu Nyata.