Sore hari dapat telpon dari seorang kawan, yang katanya mau kerumah, karena ada sesuatu yang hendak dibicarakan. Kawan tersebut bilang, "ada orang yang mau mintak khitan". Tentunya senang karena akan ada rejeki yang masuk.
Kuluangkan waktu menunggu dan sesaat kemudian Kawan tibanya dirumah. Beberapa saat kemudian datang 4 orang umumnya disebut Jaulak,
Jaulak : Pak Mantri, teman kami mau masuk islam, kami mau mengkhitankannya.
Saya : Jika untuk masuk Islam ( mualaf) khitan dan dilakukan dirumah saya maka biaya alias free
Jaulak : terima kasih atas keringan dan sedekahnya, tapi pak kami hendak menghitankan sore ini juga
Saya : Oke, tidak masalah, tapi sebentar, saya cek dulu obat anestesi dulu.
Saya masuk kedalam rumah dan mencari obat anestesi, ternyata sial, stok abis. dengan langkah lesu kembali menemui rombongan jaulak, saya berkata, Maaf stok obat penghilang rasa sakit abis, mohon beri kesempatan kepada saya untuk melakukan khitan besok pada pukul 09.00.
Sejenak rombongan Jaulak berpikir, kemudian diantara meraka berkata, Pak, kami pengen cepat, kami takut nati kawan ini berubah pikiran.
Akhirnya saya tidak dapat menolong mereka, Maafkan saya Jaulak.